“We have no choice but to go fight,” Wally said, his voice still hoarse, his delivery slow. “We try to piece together some proof. We go to court and
fight like hell, and when we lose we can tell our clients, that we fought the good fight. In every lawsuit, somebody wins, somebody loses. Sure, we’ll get our butts kicked, but at this point I’d rather walk out of the courtroom with my head up.”

The Litigators merupakan novel terbaru karya John Grisham yang ke-25. Masih seperti novel-novel John Grisham pada umumnya, genre The Litigators adalah legal thriller yang mengangkat kisah – kisah seputaran lawyer, kehidupan kantor hukum, justice system, persidangan dll. Sekedar mengingatkan, John Grisham sebelumnya merupakan seorang lawyer di area hukum kriminal selama delapan tahun di Amerika Serikat, pengalaman tersebut sedikit banyak mempengaruhi tulisan di novelnya yang sangat mendekati realita pada saat menceritakan suatu kejadian di dunia hukum. Novel-novel John Grisham yang menggambarkan potret kehidupan lawyer dan pekerjaannya membawa dia mendapatkan 2011 Harper Lee Prize for Legal Fiction yang disponsori oleh University of Alabama School of Law dan the ABA Journal

Plot

Kembali ke The Litigators,  novel ini yang menceritakan perjalan sebuah kantor hukum kecil di Chicago, Amerika Serikat yang mencoba peruntungan mereka dalam sebuah class action lawsuit/gugatan ganti rugi ke  salah satu produsen obat yang disinyalir dapat memicu serangan jantung dan kematian. Kantor hukum bernama Finley & Figg (F&F) yang sudah berusia lebih dari 20 tahun ini dan hanya memiliki dua orang lawyer, mengkhususkan area practice mereka terhadap kasus – kasus perceraian, DUI (Driving Under the Influence), kecelakaan lalu lintas dan kasus – kasus lain yang tidak memiliki nominal dollar yang besar. Adalah Oscar Finley, sang senior partner yang berumur 40 tahunan, dengan pernikahanya yang kurang bahagia dan sudah memiliki rencana untuk pensiun sehingga tidak lagi mempunyai target pencapaian yang besar terhadap karir. Berbanding terbalik dengan Wally Figg, sang junior partner, dengan usia yang masih cukup muda namun sedang dalam masa percobaan hukuman atas tuduhan DUI, empat kali bercerai, sudah cukup bosan dengan kasus-kasus yang ditangin di F&F dan menunggu kasus besar untuk menjadikannya lawyer kaya raya. Belakangan bergabunglah David Zinc sebagai associate, yang sebelumnya di temukan Oscar dan Wally tengah mabuk di depan kantor F&F. David Zinc sebelumnya merupakan seorang lawyer muda lulusan Harvard, dengan posisi yang menjanjikan di Rogan Rothberg, suatu kantor hukum bisnis ternama di Amerika Serikat.

Sebuah obat penurun koresterol bernama Krayoxx yang di produksi oleh Varrick Labs, perusahaan farmasi terbesar ketiga di dunia, tengah menghadapi tuntutan class action di Florida karena efek samping dari obat tersebut di percaya dapat menimbulkan serangan jantung dan menjadi penyebab kematian beberapa orang. Wally, junior partner dengan tipikal menggebu-gebu, mendapat berita tersebut dari anak kliennya, yang percaya orang tuanya meninggal karena pengaruh obat tersebut, menjadikan kasus ini sebagai prioritas dengan harapan dapat meraih jutaan dollar. Tujuan dari class action lawsuit ini sebenarnya tak lebih dari penyelesain diluar pengadilan dari inisiatif Varrick Labs agar nama baik perusahanya tidak terekspos dengan membayar sejumlah uang ke F&F. Research pun dimulai, sebuah kantor hukum kecil, dengan dua lawyer yang tidak memiliki keterampilan, track record yang begitu cemerlang dan bahkan belum pernah bersidang di pengadilan federal, yang tiap harinya hanya disibukkan dengan kasus-kasus jalanan, ditemani David Zinc, associate muda dengan jurusan hukum bisnis yang tak kalah parahnya; tak pernah sekalipun tampil di ruang persidangan, kini bersiap untuk kasus besar bernilai Miliaran dolar.

Pencarian korban baik meninggal ataupun masih hidup yang disebabkan Krayoxx pun dilakukan, mengakibatkan cash flow kantor hukum kecil ini turun drastis karena harus melakukan research – research medic yang memakan biaya cukup besar, semua dilakukan dengan keyakinan akan memenangkan kasus tersebut. Namun sayang, kenyataan tak seindah yang direncanakan, setelah sejumlah dollar dan tenaga dihabiskan, belakangan tersiar kabar kalau Krayoxx merupakan obat yang cukup aman untuk dikonsumsi. Varrick Labs pun menggunakan jasa Nadine Karros, lawyer wanita berusia 44 tahun yang tak pernah kalah dalam persidangan selama 10 tahun terakhir untuk menghadapi gugatan F&F. Dimata Varrick Labs, penyelesaian diluar pengadilan bukanlah jalan, mereka mengharapkan putusan hakim yang menyatakan obat mereka aman demi nama baik perusahaan.

Sebuah kantor hukum besar yang sebelumnya berkeja sama dengan F&F untuk mensupport class action lawsuit melawan Varrick Labs tiba-tiba mengundurkan diri setelah mengetahui posisi mereka bersama F&F tidak cukup kuat dan tak sampai disitu saja, seorang klien F&F yang sebelumnya menyerahkan kasus kematian suaminya yang dipercaya disebabkan Krayoxx berbalik badan menggunakan jasa legal malpractice lawyer untuk menggugat F&F setelah mengetahui posisi kantor hukum ini lemah dengan tuduhan tidak serius menangani kasusnya dan berharap ganti rugi. Nasib kantor hukum kecil F&F pun diujung tanduk, terlebih Wally yang tak kuat dengan pressure tersebut kembali menjadi seorang pencandu alkohol, Oscar yang sudah cukup tua menderita penyakit di pembuluh darah dan tidak bisa bersidang, praktis tinggalah David sang lawyer muda yang telah mengorbankan karir cemerlangnya dan lebih memilih menjadi street lawyer tanpa pengalaman dalam bersidang.

Review

Secara keseluruhan alur cerita yang disuguhkan benar-benar menghibur. Novel ini berhasil membawa perasaan saya sebagai pembaca mengikuti alur cerita yang disuguhkan dengan pace dan pemilihan kata yang pas, tak heran John Grisham dinobatkan sebagai salah satu storyteller terbaik di Amerika Serikat oleh New York Times Book Review. Pengalaman penulis sebagai lawyer terlihat betul pada saat mendeskripsikan hal-hal detail yang biasa terjadi di dunia hukum. Tak ada aksi-aksi seperti legal Hollywood movie dimana sang lawyer diruang persidangan tampil begitu sempurna ataupun sebuah kasus dengan potongan plot yang utuh. Hal-hal tersebut berhasil membuat rasa penasaran di setiap bab nya. Begitu terkesannya saya bagaimana penulis menggambarkan kondisi street lawyer dengan street rulenya di Amerika Serikat, bagaimana mereka mengejar-ngejar ambulance dan berkelahi dengan lawyer lain berebut klien, bagaimana mereka berkomunikasi dengan klien yang mempunyai kehidupan yang sama, berbeda jauh dengan kehidupan lawyer yang selama ini identik dengan kesan elit dan parlente. Hal tersebut diceritakan lewat hadirnya tokoh David Zinc yang sebelumnya bekerja di kantor hukum besar dan tiba-tiba harus turun kejalan dan bekerja sama dengan orang seperti Wally yang bersedia mengganti lawyer fee nya dengan sebuah hubungan sex dengan klien nya. Novel ini juga memiliki komposisi humor fresh yang cukup banyak (atau sangat banyak malah) dan sangat menyatu dengan pembawaan karakter street lawyer. Sayang, sebenarnya terdapat juga bagian dimana David Zinc memainkan peran sebagai lawyer jalanan dengan idealisme membantu rakyat kecil tapi kurang mendapat porsi cukup banyak di novel ini sehingga kesan yang di tonjolkan semata-mata hanya image kantor hukum yang tamak dan terkesan bermain judi dengan kasusnya. Bagi anda yang mengharapkan cerita dari aspek legal atau adegan courtroom yang lebih seperti pada novel John Grisham sebelum-sebelumnya, mungkin akan sedikit kecewa. The Litigators tergolong cerita yang cukup ringan dengan aspek legal yang tidak terlalu rumit. Satu hal lain yang cukup mebuat tanda tanya, ide John Grishman mengangkat karakter David Zinc yang beralih dari karirnya yang cemerlang ke pengacara jalanan sangat identik dengan cerita pada novel nya yang dahulu berjudul The Street Lawyer.

Sukses

Buku setebal 400 halaman yang rilis Oktober kemarin ini sudah menuai banyak kesuksesan. Reuters menobatkan sebagai Publishers Weekly #1 best-seller among fiction hardcover books, #1 best-seller di list mingguan The New York Times pada tanggal 11 November 2011, dan #1 best seller ebook oleh The Wall Street Journal.

Bab I dan 2 The Litigators dapat dibaca disini

Karya-karya John Grisham lainya dapat dilihat disini

Perth, 20/11/2011

 

Follow and Like